
Pastor Sapta Tandi
Pastor
Sapta hosted The Elijah Challenge in his church in early
July 2006. He sent us two reports after the Seminar
testifying that the miracles have continued:
Testimony
from July 13
“We are thankful for your ministry in Palembang---your
ministry has really brought great impact upon us here.
I would like to inform you that after The Elijah Challenge Seminar
ended there were still more people who experienced healing after
being ministered to. Pastor Augustine told me that the Holy Spirit
had just healed his sixteen-year-old little brother who had been
deaf since birth. After he applied the word of God that you taught
in the Seminar by putting his fingers into the deaf ears, his
brother could hear. Praise the Lord!
I myself saw the power of the Holy Spirit working
in an extraordinary way in Singapore during our ministry there
last week. There were
many infirm people who were healed and one lame person stood
up and walked. I believe that at this moment the Holy Spirit
is working in a miraculous way so that more people will repent
and believe in Jesus Christ. Those who are making the decision
to receive Jesus have been more and more these past few days---they
are from Muslim and Buddhist backgrounds.”
The original below message in Indonesian:
“Shalom Pak William….Apa kabarnya? Kami ucapkan
terima kasih atas pelayanan Bapak di Palembang – Sungguh
pelayanan Bapak telah membawa pengaruh besar bagi pelayanan kami
di sini.
Saya beritahukan bahwa setelah seminar kesembuhan ilahi: ada
lebih banyak orang-orang sakit mengalami kesembuhan ilahi setelah
mereka didoakan. Pendeta Agustinus memberitahu saya bahwa baru
saja Roh Kudus menyembuhkan adiknya yang berumur 16 tahun yang
sejak lahir tuli tetapi setelah beliau mempraktekkan firman Tuhan
yang diajarkan Bapak di seminar dengan cara memasukkan jari ke
telinga, Puji Tuhan!
Saya pun melihat kuasa Roh Kudus bekerja secara luar biasa di
Singapore saat kami melayani di sana minggu lalu. Ada banyak
orang-orang sakit yang disembuhkan dan satu orang lumpuh bangkit
dan berjalan. Saya percaya bahwa saat ini Roh Kudus sedang bekerja
dengan cara yang ajaib agar lebih banyak orang bertobat dan percaya
kepada Yesus Kristus. orang-orang yang mengambil keputusan untuk
menerima Yesus pun semakin bertambah beberapa hari belakangan
ini: yaitu mereka dengan latar belakang muslim dan Budha.
Kiranya Roh Kudus menambahkan roh hikmat dan
wahyu kepada Pak William dan Ibu untuk menjangkau lebih banyak
jiwa yang berdosa
dan terhilang kepada Yesus melalui kesembuhan ilahi.”
Testimony
from July 19 following return of leaders to outlying areas
from The Elijah Challenge Seminar in the city of Palembang
“ I would like to share an extraordinary
testimony about something this week.
A 26-year-old young woman named Dessy Gultom who was lame, deaf
and mute from birth was healed by the Lord at a healing service
on Saturday, July 16 held at Clay River on the island of Bangka
near Sumatra. I hope that Brother William can visit Bangka next
year as has been scheduled. This incident is having extensive
impact there for the preaching of the gospel.
All of a sudden Dessy walked to the back of the church to get
a drink of water. Her stiff and lame legs suddenly became strong
and she was able to walk well. She also has begun to learn to
speak although her tongue is still a bit stiff. Praise the name
of our supernatural Lord!
Brother William, continue to pray for the growth
of our church in South Sumatra, especially here in Palembang.
I feel that God
is working in an extraordinary way to send new souls. Last Tuesday
evening we held a mass healing and deliverance service [as had
been taught in the Seminar]---there were manifestations and more
people were set free from bondage to the powers of witchcraft
by the power of the Holy Spirit."
The original message in Indonesian from Pastor Sapta:
“Saya ingin menceritakan kesaksian yang
luar biasa dalam minggu ini.
Seorang anak gadis, Dessy Gultom, berumur 26 tahun sejak lahir
lumpuh bisu dan tuli, pada hari Sabtu, 16 Juli 2006 disembuhkan
oleh Tuhan pada kebaktian kesembuhan ilahi di Sungai Liat, Pulau
Bangka. Saya berharap Brother William dapat berkunjung ke sana
tahun depan sesuai dengan jadwalnya.
Peristiwa ini memiliki pengaruh [impact] yang luas di sana bagi
pemberitaan Injil.
Tiba-tiba saja ia berjalan ke bagian belakang gereja dan mengambil
air untuk diminumnya. Kakinya yang lumpuh kaku tiba-tiba kuat
dan dapat berjalan dengan baik. Ia pun sudah mulai belajar berbicara
sekalipun masih kaku. Puji nama Tuhan yang ajaib itu!
Brother William, berdoalah terus untuk kami di
sini dan pertumbuhan gereja kita di Sumatera Selatan khususnya
di Palembang ini. Saya
merasakan Allah sedang bekerja secara luar biasa mengirim jiwa-jiwa
baru. Selasa malam kemarin, kami mengadakan doa pelepasan masal
dan kesembuhan ilahi – lebih banyak lagi orang-orang yang
manisfestasi dan dilepaskan dari ikatan-ikatan kuasa gelap oleh
kuasa Roh Kudus.”
September 11, 2006
"We are now enjoying a Healing Movement here. The Holy Spirit
is working in an increasingly extraordinary way these days. The
believers are growing more confident in proclaiming the gospel
with the result that more and more people are being saved, healed
and delivered by the power of God."
The
entire original message in Indonesian from Pastor Sapta:
"Kami
sedang menikmati “Healing Movement” di
sini. Roh Kudus bekerja semakin luar biasa hari-hari ini.
Orang-orang percaya semakin yakin untuk memberitakan Injil
sehingga semakin
banyak orang yang diselamatkan; disembuhkan dan dilepaskan
oleh Kuasa Allah.
Kami
harap Brother William dapat melayani kembali di Sumatera dengan
jangkauan yang lebih luas daripada sebelumnya. Kami telah menceritakan
kepada Pst Bambang Jonan (GBI Medan) betapa penting pengajaran
mengenai “Divine
Healing” bagi penginjilan di Sumatera; ketika Chuck Pierce
dari USA datang melayani di Jakarta – beliau bernubuat
untuk Senior Pastor kami di Jakarta bahwa Tuhan telah memberikan
kunci baginya untuk suatu tuaian yang tidak biasa [unusual
harvest]
dengan cara yang tidak biasa [unusual way] yaitu dengan cara “Healing
Movement.
Pada
pertemuan pemimpin bulan yang lalu, kami diminta [Senior Pastor
kami dari Jakarta] untuk sharingkan mengenai healing movement
yang terjadi di Palembang; beliau menangkap pesan ini begitu
kuat
sehingga
mulai saat itu beliau mengadakan Crusade keliling kota di Indonesia
untuk kesembuhan ilahi. Kami mendapatkan kabar bahwa setiap pertemuan
itu ada ribuan orang yang disembuhkan dan banyak orang diselamatkan."